Tampilkan postingan dengan label Sejarah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sejarah. Tampilkan semua postingan

Muslim Dari Kalangan Bani Israil

Diposting oleh Unknown



Gambar

Kita sering salah kaprah, menganggap
keturunan Nabi Yakub (Israil), hanyalah bangsa yang tinggal di daerah
sekitar Palestina semata. Padahal melalui kajian sejarah dan genetika,
diperoleh informasi bahwa Bani Israil, telah menyebar ke segala pelosok
dunia. Dan sebagian dari mereka adalah pengikut ajaran Nabi Muhammad.



Sejarah Suku Israel sebelum kedatangan Nabi Isa



Bani
Israil, adalah sebutan bagi keturunan Nabi Yakub bin Nabi Ishaq bin
Nabi Ibrahim. Nabi Yakub memiliki 12 orang putera, yang kemudian
menurunkan suku-suku Israil, yakni :

    Ruben, Simeon, Lewi, Isakhar, Zebulon, Dan, Yusuf, Naftali, Gad, Asyer…

   
Dikenal sebagai 10 suku dari Kerajaan Israil Utara, dengan raja
pertamanya Jerobeam (922 SM – 901 SM), dan raja terakhirnya Hosea (732
SM – 724 SM).



    Yehuda, Benjamin…

    Dikenal sebagai 2 suku
dari Kerajaan Israil Selatan (Yerusalem), dengan raja pertamanya
Rehobeam (922 SM – 915 SM), dan raja terakhirnya Zedekia (597 SM – 587
SM).



Pada tahun 722 SM, Kerajaan Asyria yg saat itu dipimpin oleh
Raja Shalmanesar V menyerbu dan menaklukan kerajaan Israil Utara yg
saat itu di pimpin oleh Raja Hosea (Raja terakhir Israil Utara). Oleh
Raja Assyiria, ke-10 suku Israil (merupakan keturunan Nabi Yakub bin
Nabi Ishaq), di tawan dan di bawa keluar tanah air mereka menuju
Assyiria. Diceritakan dalam Kitab Nabi Edras bahwa 10 suku Israil ini
melarikan diri dari syiria namun tidak menuju ke tanah air mereka namun
bermigrasi ke timur jauh ke suatu negeri yg bernama Asareth (Nazara atau
Azara).



Pada tahun 603 SM dominasi kekuatan Assyiria direbut
oleh kerajaan Babylonia. Dan pada tahun 587 SM Yerusalem dihancurkan
oleh raja Nebukadnezar. Dan seperti Raja Assyiria, Raja Nebukadnezar pun
menawan dan membawa keluar 2 suku Israil yang ada di Yerusalem ke
Babylonia, Media (Persia), dan Ghaur (kawasan pegunungan Afghanistan).



Dan
pada periode 538 SM – 332 SM Kekuatan Babylonia direbut oleh Kerajaan
Persia oleh Raja Cyrus dan pada era tersebut ke 2 suku Israil kembali
menuju tanah air mereka di Yerusalem.



Dari fakta sejarah ini
dapatlah kita ketahui bahwa hanya ada dua “domba” yang tinggal di
kandang, sementara 10 “domba” Israil yg lain tersebar di negeri-negeri
Timur sepanjang Syam (Syiria), Persia, Afghanistan, kasymir (Hindustan
Utara), bahkan hingga Tibet (sumber : The Passion of Jesus as)



Beberapa bangsa di timur berpenduduk Muslim, yang terdapat jejak Bani Israil, antara lain :



1. Jejak Bani Israil di Asia Tengah



   
“The beginning of a Jewish settlement in the area around Bukhara may go
back as far as the 7th century BCE when the Jews were exiled by the
Assyrians(II Kings 17:6). It is to this date that the Bukharan Jews
themselves trace their heritage…”



    “Bukharan Jews have
traditionally maintained that Bukhara is the Hador mentioned in the
Bible (Second Kings 17:6) to which Assyria exiled the ten lost tribes of
Israel during the seventh century B.C.E.”



    “When Cyrus the
Great, king of Persia, conquered the Babylonians in 538 B.C.E., he
issued an edict allowing Jews in exile to go home to Jerusalem. Some
did, but many elected to remain in Persia, a land which must have seemed
more hospitable than the rocky, arid wasteland of Judaea.”



   
“The Book of Esdras (Apocypha) recount that a large number of Persian
Jews migrated east around this time to a place called Asareth. Biblical
scholars may not concur on the exact location of Asareth, but they do
agree that the book of Edras was written between 150 and 50 B.C.E.,
about the same time as the book of Daniel.”



Jelas bahwa 10 suku
Bani Israil setelah pengusiran dari tanah air mereka telah mengembara
hingga Asia Tengah (Samarkand & Bukhara). Dan juga meneruskan
perjalanan ke Timur menuju Persia, Afghanistan, bahkan sampai ke India
dan Tibet. Meski kini mayoritas penduduk Samarkand dan Bukhara memeluk
Islam, namun masih ada




sekelompok minoritas penduduknya yang tetap memeluk agama Yahudi.



2. Jejak Bani Israil di Afghan



Beberapa
fakta dari Kitab-kitab sejarah, arkeologi, dan anthropologi telah
membuktikan dengan terang benderang bahwa bangsa-bangsa yg menempati
kawasan negeri Afghanistan adalah berasal dari bani Israil, bahkan orang
Afghan sendiri mengakui bahwa mereka ada Bene (Bani) Israil.



   
Dalam Kitab Tabqat e Nasri yg mencantumkan penaklukan Afghanistan oleh
Jengis Khan, di dalamnya tertulis bahwa pada zaman Dinasti Syabnisi, di
sana tinggal suatu kaum yg disebut Bani Israil, sebagian dari mereka
adalah Saudagar. Orang-orang ini pada tahun 622 M (pada zaman Rasulullah
saw) menetap di kawasan Herat. Sahabat Khalid ibn Walid r.a. datang
menemui mereka dan menyeru mereka kepada Islam. Lima atau enam kepala
suku mereka ikut serta dengan Khalid menemui Rasulullah saw, diantar
kepala suku tersebut adalah Qes (Kish/Kisy). Orang-orang ini akhirnya
menerima Islam dan ikut bertempur bersama Rasulullah saw. Rasulullah
memberi nama baru kepada Qes yaitu Abdul Rasyid dan memberikan nama
julukan dengan nama dari Ibrani yaitu Pathan.



    Dalam Kitab
Majma’ul Ansab, Mullah Khuda Dad menulis, Bahwa Putra sulung Yakub
adalah Yehuda, putra Yehuda adalah Usrak, putra Usrak adalah Aknur, Puta
Aknur adalah Ma’alib, putra Ma’alib adalah Farlai, putra Farlai adalah
Qes, putra Qes adalah Thalut, putra Thalut adalah Armea, dan putra Armea
adalah Afghan dan anak keturunannya adalah bangsa Afghan. Afghan hidup
sezaman dengan Nebukadnezar. Generasi ketururunan ke 34 dari Afghan
barulah lahir Qes yg hidup sezaman dengan Rasulullah saw yg kemudian
memeluk Islam. (Termuat dalam buku A Nature of a Visit to Ghazni, Kabul,
and Afghanistan, by G.T. Vigne – 1840).



    Dalam buku Histrory
of Afganistan oleh L.P. Ferrier yg diterjemahkan oleh Capt. W.M. Jasse,
terbitan London 1858. Tertulis sebuah riwayat bahwa tatkala Nadir Syah
tiba di Peshawar untuk menaklukan Hindustan, maka para tokoh suku Yusuf
Zai mempersembahkan kepadanya sebuah Bibel yg bertuliskan bahasa Ibrani
dan juga beberapa barang perabotan dari suku mereka yg dipergunakan
untuk menjalankan ritual agama kuno mereka. Ikut dalam perkemahan Nadir
Syah beberapa orang Yahudi, manakala Nadir Syah memperlihatkan
barang-barang tersebut kepada orang Yahudi maka seketika itu pula mereka
mengenali barang-barang tersebut sebagai barang-barang orang Yahudi.



Suku
– suku Bani Israil di Afghanistan saat ini telah memeluk agama Islam,
namun mereka menganggap diri mereka sebagai bani Israil (keturunan
Israil) dari anak keturunan Kish, keturunan Raja Saul.



Beberapa
Tradisi Bangsa Pathan yg sama dengan tradisi Israil seperti menyunat
anak usia 8 hari, berpakaian model Tizzit, menyalakan lilin pada jum’at
malam, bangsa pria pasthun bertradisi menikahi janda kakak ipar yg belum
memiliki anak (sama seperti Israil – ulangan 25: 5-6).



3. Jejak Bani Israil di Kasymir (India Utara)



Kashmir
terletak di India Utara dan Barat Nepal. Meski demikian penampilan
fisik mereka berbeda dengan orang India pada umumnya. Orang Kashmir pun
mengnggap diri mereka sebagai Bene Israil (keturunan Israil).
Daerah-daerah di Kashmir pun dinamakan sama dan mirip dengan
daerah-daerah di tanah air mereka di Israil.



    Dr. Bernier
dalam bukunya Travel in The Moghul Empire menulis : “Yakni, tidak
diragukan lagi bahwa orang-orang Kashmir adalah Bani Israil. Dan pakaian
mereka, wajah mereka, serta beberapa tradisi mereka secara telak
menyatakan bahwa mereka berasal dari rumpun keluarga Bani Israil.



   
Dalam buku Dictionary of Geography oleh A.K. Johnston, pada halaman
250, tentang kata Kashimiri tertulis : “Penduduknya berpostur tinggi,
kekar, gagah. Dan kaum wanitanya manis, cantik, berhidung bengkok, rupa
dan penampilan mereka betul-betul menyerupai orang-orang Yahudi (Tidak
menyerupai bahwa Hindustan pada umumnya).



Orang Kashmir gemar
sekali kepada nama-nama yg ada hubungannya dengan Palestina. Misalnya
Musachail (Partai Musa), Tachte Sulaiman (Kerajaan Sulaiman), Yusuf Zei
(kerabat Yusuf) dan lainnya.





Sumber: ZILZAAL

More aboutMuslim Dari Kalangan Bani Israil

5 Budaya di Indonesia yang Mulai Hilang

Diposting oleh Unknown


Cium Tangan

1. Cium Tangan Pada Orang Tua



Rasanya sih dibilang “salim“, bila di semasa saya hal ini merupakan
kewajiban anak kepada orang tua disaat ingin pergi ke sekolah atau
berpamitan ke tempat lain. Sebenarnya hal ini penting loh, selain
menanamkan rasa cinta kita sama ortu, cium tangan itu sebagai tanda
hormat dan terima kasih kita sama mereka, tapi kalau sekarang cium tangan itu bukan untuk orang tua, tetapi malah cium tangan sama pacar. Jadi, sudahkah kalian mencium tangan
orang tua hari ini?



2. Penggunaan tangan kanan





Bila di luar negeri sih, saya rasa gak masalah dengan penggunaan tangan
baik kanan ataupun kiri, tapi hal ini bukanlah budaya kita. Budaya kita
mengajarkan untuk berjabat tangan, memberikan barang, ataupun makan
menggunakan tangan kanan. (kecuali memang di anugerahi kebiasaan kidal
sejak lahir).



3. Senyum dan Sapa



Ini sih Indonesia banget! Dulu citra bangsa kita identik dengan ramah
tamah dan murah senyum. So, jangan sampai hilang, ya! Ga ada ruginya
juga kita ngelakuin hal ini, toh juga bermanfaat bagi kita sendiri.
Karena senyum itu ibadah dan sapa itu menambah keakraban dengan sekitar
kita.



4. Musyawarah



Satu lagi budaya yang udah jarang ditemuin khususnya di kota-kota besar
semisal Jakarta. Kebanyakan penduduk di kota besar hanya mementingkan
egonya masing-masing, pamer inilah itulah, mau jadi pemimpin kelompok
ini itu dan bahkan suka main hakim sendiri. Tapi coba kita melihat
desa-desa yang masih menggunakan budaya ini mereka hidup tentram dan
saling percaya, ga ada yang namanya saling sikut dan menjatuhkan, semua
perbedaan di usahakan secara musyawarah dan mufakat. Jadi sebaiknya Anda
yang ‘masih’ merasa muda harus melestarikan budaya ini demi
keberlangsungan negara Indonesia yang tentram dan cinta damai.



5. Gotong Royong



“Itu bukan urusan gue!“, “emang gue pikiran“, Whats up bro? Ada apa
dengan kalian? Hayoolah kita sebagai generasi muda mulai menimbulkan
lagi rasa simpati dengan membantu seksama, karena dengan kebiasaann
seperti inilah bangsa kita bisa merdeka saat masa penjajahan, ga ada tuh
perasaan curiga, dan dulu persatuan kita kuat.
More about5 Budaya di Indonesia yang Mulai Hilang

Palermo, Saksi Kejayaan Islam di Italia

Diposting oleh Unknown


Palermo, Saksi Kejayaan Islam di Italia

Di masa lalu, Palermo, sebuah kota di pulau Sisilia, Italia, merupakan bagian dari imperium Islam.



Sebelum masa penaklukan, Kota Palermo kental dengan kebudayaan Yunani
dan Romawi. Sejarah masuknya Islam di Palermo, berawal dari
pengkhianatan yang dilakukan laksamana Euphemius ke Tunisia pada 827 M.



Ia meminta pertolongan kepada penguasa Aglabid, yang waktu itu merupakan
bagian dari kekalifahan Abbasiyah,  Ziyadat Allah I ibn Ibrahim (817 M -
838 M) untuk menaklukan Sisilia.





Tak butuh lama bagi pasukan Islam menaklukan Sisilia. Sejak itulah, Sisilia berada dalam pemerintahan Islam.



Di bawah penguasa Aglabid, Sisilia menjadi wilayah yang kaya dan subur.
Semasa pemerintahan Islam, penduduk asli diberikan kebebasan memeluk
agama, dengan syarat mereka membayar pajak.



Memang, pemerintahan Islam tidak menjadikan Palermo sebagai kota utama,
melainkan Syracuse. Namun, oleh penguasa Aglabid, Palermo dipercantik
sehingga kala itu mampu menandingi keindahan tata kota Cordoba dan
Kairo.



Uskup Agung Sophronius, dalam catatannya yang dibuat pada 883 M,
menggambarkan Palermo sebagai kota yang penuh warga negara asing. Disana
sini terlihat masyarakat Timur Tengah yang berbaur dengan penduduk asli
Sisilia, Yunani, Lombardia dan Yahudi.



Cara berpakaian masyarakatnya pun cukup beragam. Mulai dari ada yang
berpakaian jubah dan turban, beberapa berpakaian setengah telanjang.



Seabad kemudian, tepatnya pada rentang tahun 972-973, seorang pedagang
dari Baghdad, Ibnu Hauqal menggambarkan dari perempatan kota terlihat
jelas istana dan ratusan masjid.



Hauqal mengaku belum pernah melihat dalam satu kota terhadap jumlah masjid yang banyak. Di setiap masjid terdapat imam.



"Ketika mendengarkan mereka, saya yakin mereka orang yang saleh. Tidak ada yang meragukan kapasitas mereka," tulis Hauqal.



Tak jauh dari situ, terdapat Universitas Balerm, salah satu universitas
tertua di dunia. Pada masanya, kampus ini boleh dikatakan pesaing berat
Universitas Cordoba. Di kampus ini lahir sejumlah penyair berbakat
seperti Ibnu Hamdis.



Universitas Balerm juga melahirkan para pemikir yang mampu menandingi
para lulusan Cordoba. Selama lebih dari dua abad Palermo menjadi pusat
peradaban Islam di Sisilia.



Kota dengan populasi 350 ribu jiwa itu sempat menjadi salah satu kota
terbesar di Eropa, tepatnya di bawah Cordoba. Tak heran, jejak peradaban
Islam masih terlihat hingga saat ini seperti misal Istana lama Emir
(Palazzo dei Normann), Gereja San Giovanni degli Eremiti (dahulu
merupakan masjid), Katederal Lucera (juga dahulunya masjid) dan lainnya.
More aboutPalermo, Saksi Kejayaan Islam di Italia

Keajaiban Al-Qur'an : Kemenangan Bizantium

Diposting oleh Unknown


Keajaiban Al-Qur'an : Kemenangan Bizantium

Penggalan berita lain yang disampaikan Al Qur'an tentang peristiwa
masa depan ditemukan dalam ayat pertama Surat Ar Ruum, yang merujuk pada
Kekaisaran Bizantium, wilayah timur Kekaisaran Romawi.



Dalam ayat-ayat ini, disebutkan bahwa Kekaisaran Bizantium telah mengalami kekalahan
besar, tetapi akan segera memperoleh kemenangan.




"Alif, Lam, Mim. Telah dikalahkan bangsa Romawi, di negeri yang terdekat dan mereka
sesudah dikalahkan itu akan menang, dalam beberapa tahun (lagi). Bagi Allah-lah urusan sebelum dan sesudah
(mereka menang)." (Al Qur'an, 30:1-4) 




Ayat-ayat ini diturunkan kira-kira pada tahun 620 Masehi, hampir tujuh tahun setelah kekalahan hebat
Bizantium Kristen di tangan bangsa Persia, ketika Bizantium kehilangan Yerusalem.



Kemudian diriwayatkan dalam ayat ini bahwa Bizantium dalam waktu dekat menang.
Padahal, Bizantium waktu itu telah menderita kekalahan sedemikian hebat hingga nampaknya mustahil
baginya untuk mempertahankan keberadaannya sekalipun, apalagi merebut kemenangan kembali.



Tidak hanya bangsa Persia, tapi juga bangsa Avar, Slavia, dan Lombard menjadi ancaman serius bagi Kekaisaran Bizantium.
Bangsa Avar telah datang hingga mencapai dinding batas Konstantinopel.



Kaisar Bizantium, Heraklius, telah memerintahkan agar emas dan perak yang ada di dalam gereja dilebur dan dijadikan
uang untuk membiayai pasukan perang.
Banyak gubernur memberontak melawan Kaisar Heraklius dan dan Kekaisaran tersebut berada pada titik keruntuhan.



Mesopotamia, Cilicia, Syria, Palestina, Mesir dan Armenia, yang semula dikuasai oleh Bizantium, diserbu oleh bangsa Persia.
(Warren Treadgold, A
History of the Byzantine State and Society, Stanford University
Press, 1997, s. 287-299.)





Pendek kata, setiap orang menyangka Kekaisaran Bizantium akan runtuh.
Tetapi tepat di saat seperti itu, ayat pertama Surat Ar Ruum diturunkan dan
mengumumkan bahwa Bizantium akan mendapatkan kemenangan dalam beberapa+tahun
lagi. Kemenangan ini tampak sedemikian mustahil sehingga kaum musyrikin
Arab menjadikan ayat ini sebagai bahan cemoohan. Mereka berkeyakinan bahwa
kemenangan yang diberitakan Al Qur'an takkan pernah menjadi kenyataan.




Sekitar tujuh tahun setelah diturunkannya ayat pertama Surat Ar Ruum tersebut,
pada Desember 627 Masehi, perang penentu antara Kekaisaran Bizantium dan Persia terjadi di Nineveh.
Dan kali ini, pasukan Bizantium secara mengejutkan mengalahkan pasukan Persia.
Beberapa bulan kemudian, bangsa Persia harus membuat perjanjian dengan Bizantium, yang mewajibkan
mereka untuk mengembalikan wilayah yang mereka ambil dari Bizantium.
(Warren Treadgold, A History of the Byzantine State
and Society, Stanford University Press, 1997, s. 287-299.)


 



Akhirnya, "kemenangan bangsa Romawi" yang diumumkan oleh Allah dalam Al Qur'an,
secara ajaib menjadi kenyataan.




Keajaiban lain yang diungkapkan dalam ayat ini adalah pengumuman tentang fakta
geografis yang tak dapat ditemukan oleh seorangpun di masa itu.




Dalam ayat ketiga Surat Ar Ruum, diberitakan bahwa Romawi telah dikalahkan di daerah paling rendah di bumi ini.
Ungkapan "Adnal Ardli" dalam bahasa Arab, diartikan sebagai "tempat yang dekat" dalam banyak terjemahan.
Namun ini bukanlah makna harfiah dari kalimat tersebut, tetapi lebih berupa penafsiran atasnya.
Kata "Adna" dalam bahasa Arab diambil dari kata "Dani", yang berarti "rendah" dan "Ardl" yang berarti "bumi".
Karena itu, ungkapan "Adnal Ardli" berarti "tempat paling rendah di bumi".




Yang paling menarik, tahap-tahap penting dalam peperangan antara Kekaisaran Bizantium dan Persia,
ketika Bizantium dikalahkan dan kehilangan Jerusalem, benar-benar terjadi di titik paling rendah di bumi.
Wilayah yang dimaksudkan ini adalah cekungan Laut Mati, yang terletak di titik pertemuan wilayah yang
dimiliki oleh Syria, Palestina, dan Jordania.
"Laut Mati", terletak 395 meter di bawah permukaan laut, adalah daerah paling rendah di bumi.



Ini berarti bahwa Bizantium dikalahkan di bagian paling rendah di bumi, persis seperti dikemukakan dalam ayat ini.




Hal paling menarik dalam fakta ini adalah bahwa ketinggian Laut Mati hanya mampu diukur
dengan teknik pengukuran modern.
Sebelumnya, mustahil bagi siapapun untuk mengetahui bahwasannya ini adalah wilayah terendah di permukaan bumi.
Namun, dalam Al Qur'an, daerah ini dinyatakan sebagai titik paling rendah di atas bumi.
Demikianlah, ini memberikan bukti lagi bahwa Al Qur'an adalah wahyu Ilahi.
More aboutKeajaiban Al-Qur'an : Kemenangan Bizantium

Majapahit Jajah hingga Semenanjung Malaya

Diposting oleh Unknown


Peta Kekuasaan Majapahit

Guru Besar Arkeologi Asia Tenggara National University of Singapore
John N Miksic mengatakan, pengaruh Kerajaan Majapahit yang berpusat di
Jawa Timur sampai hingga Semenanjung Malaya. Kerajaan Majapahit,
lanjutnya, dapat dikatakan menjajah daerah tersebut.




"Dalam kitab
Negarakertagama yang ditulis Prapanca, Tumasik (Singapura) juga termasuk
dalam jajahan Majapahit," kata Miksic dalam seminar Internasional
Epigrafi dan Sejarah Kuna Indonesia di Kampus Universitas Indonesia
(UI), Depok, Jawa Barat, Rabu (5/12/2012).




Miksnic menambahkan, kerajaan di Semenanjung Malaya mencari perlindungan dengan tunduk pada raja Jawa.



Sebenarnya,
lanjutnya, sejak masa Raja Kertanegara dari Singasari, semenanjung
Malaya telah meminta perlindungan raja Jawa itu. Namun, puncak dari hal
tersebut diketahui terjadi pada masa raja-raja Majapahit.




Menurutnya,
dominasi Jawa di Semenanjung Malaya dapat diketahui dari peninggalan
arkeologis di tempat tersebut. Peninggalan arkeologi lebih
memperlihatkan pengaruh Majapahit di Semenanjung Malaya yang sangat
kuat.




"Di wilayah Melayu ditemukan artefak berupa kesenian
bermotif Jawa. Bentuknya adalah arca Kala Makara dan Dewi Prajnaparamita
yang memperlihatkan ciri kesenian khas Jawa Majapahit. Selain itu, juga
banyak ditemukan gerabah yang lebih berciri Trowulan. Ada kesinambungan
yang terjadi antara hubungan Melayu dengan kerajaan Jawa (Majapahit),"
tandasnya.




Ia menerangkan, bentuk definisi jajahan pada masa
lampau dengan sekarang berbeda. Sebab, sistem penjajahan di masa kini
lebih berarti monopoli. Padahal, hubungan antara Majapahit dan daerah
jajahannya tidak seperti hal itu. Menurut sejarah, hubungan Majapahit
dan Melayu bahkan saling menguntungkan.




Menurutnya, Majapahit
kemungkinan besar hanya mengirim tentara ke daerah jajahannya dalam
keadaan tertentu. Sebab itu, pengaruh Majapahit yang sangat mempengaruhi
daerah jajahannya lebih berorientasi pada bentuk kebudayaan.




"Salah
satu tanda kebudayaan itu adalah terakota. Kemungkinan besar bukan
dibuat di Jawa tapi di Pattani (Thailand Selatan) yang meniru bentuk
kebudayaan Jawa. Pengaruh Trowulan, Kebudayaan khas Majapahit, sudah ada
di sana dan sangat mempengaruhi," tegasnya.




Bukti Arkeologi di Singapura Berorientasi ke Jawa



Miksic
mengatakan, banyak tinggalan arkeologi di Singapura bercirikan artefak
yang ditemukan di Jawa Timur. Menurutnya, di Stanford Road pernah
ditemukan benteng kuno seperti yang ditemukan di Kota Jawa, Sumatera
Utara.


Namun, seiring pembangunan di wilayah tersebut, benteng
kuno lenyap. Bukti lain yang memperlihatkan pengaruh Jawa adalah Pancur
Larangan.




"Pancuran di Singapura meniru di Candi Belahan, Jawa
Timur. Banyak sekali persamaan antara penemuan arkeologi arsitektur di
Singapura dan Majapahit," tambahnya.




Selain adanya kesamaan
peninggalan arsitektur kuna berupa fitur, ada hal yang serupa dalam
penemuan artefak. Penggalian yang dilakukan di Singapura memperlihatkan
gerabah yang dipengaruhi kebudayaan Majapahit.




Selain gerabah,
tandasnya, ada temuan mata uang kepeng China yang lazim digunakan
Majapahit. Selain mata uang, ornamen artefak yang ditemukan di Keramat
Iskandar Shah memperlihatkan kesamaan dengan bentuk pengarcaan
Adityawarwan.




Arca Adityawarman ditemukan di Padang Roco Sumatera
Barat. Figur Adityawarman tersebut, terangnya, berdasarkan bukti naskah
kuna sangat dekat dengan kerajaan Majapahit.




"Menurut sumber
naskah itu, Adityawarman dilahirkan di Jawa. Beberapa pusaka di
Pagaruyung, Sumatera Barat, kemungkikinan besar dari masa Adityawarman
yang ada kesamaan budaya dengan Majapahit," tandanya.




Lebih jauh
ia menambahkan, dalam memperebutkan wilayah Singapura, Majapahit dan
Siam atau Thailand sempat bertikai. Pada abad ke-14 M, Siam menyerang
Singapura yang saat itu dikuasai pengaruh Majapahit. Namun, Majapahit
tidak dapat ditundukkan Siam.




Pengaruh Majapahit di Singapura,
lanjutnya, semakin dikuatkan di bukit Larangan. Bentuk itu, terangnya,
adalah pendirian beberapa bangunan bata khas Majapahit yang didirikan
utusan dari Jawa.




"Bukit itu kini menjadi rumah Raffles. Dulu di
sana ada Candi Bata. Namun sejak rafles mendirikan bangunan di sana,
semuanya hilang tak berbekas," pungkasnya. 








Sumber : Kompas
More aboutMajapahit Jajah hingga Semenanjung Malaya

Pidato Bung Tomo “Peristiwa 10 November 1945″

Diposting oleh Unknown

Bismillahirrohmanirrohim..
MERDEKA!!!





Bung Tomo

Saudara-saudara rakyat jelata di seluruh Indonesia terutama saudara-saudara penduduk kota Surabaya.
Kita semuanya telah mengetahui.
Bahwa hari ini tentara Inggris telah menyebarkan pamflet-pamflet yang memberikan suatu ancaman kepada kita semua.



Kita diwajibkan untuk dalam waktu yang mereka tentukan,
menyerahkan senjata-senjata yang telah kita rebut dari tangannya tentara Jepang.
Mereka telah minta supaya kita datang pada mereka itu dengan mengangkat tangan.

Mereka telah minta supaya kita semua datang pada mereka itu dengan
membawa bendera putih tanda bahwa kita menyerah kepada mereka


Saudara-saudara….


Di dalam pertempuran-pertempuran yang lampau kita sekalian telah menunjukkan bahwa rakyat Indonesia di Surabaya.
Pemuda-pemuda yang berasal dari Maluku,
Pemuda-pemuda yang berawal dari Sulawesi,
Pemuda-pemuda yang berasal dari Pulau Bali,
Pemuda-pemuda yang berasal dari Kalimantan,
Pemuda-pemuda dari seluruh Sumatera,
Pemuda Aceh, pemuda Tapanuli, dan seluruh pemuda Indonesia yang ada di Surabaya ini.
Di dalam pasukan-pasukan mereka masing-masing.
Dengan pasukan-pasukan rakyat yang dibentuk di kampung-kampung.
Telah menunjukkan satu pertahanan yang tidak bisa dijebol.
Telah menunjukkan satu kekuatan sehingga mereka itu terjepit di mana-mana.


Hanya karena taktik yang licik daripada mereka itu saudara-saudara.
Dengan mendatangkan Presiden dan pemimpin2 lainnya ke Surabaya ini.
Maka kita ini tunduk utuk memberhentikan pentempuran.
Tetapi pada masa itu mereka telah memperkuat diri.
Dan setelah kuat sekarang inilah keadaannya.




Saudara-saudara kita semuanya.
Kita bangsa indonesia yang ada di Surabaya ini akan menerima tantangan tentara Inggris itu,
dan kalau pimpinan tentara inggris yang ada di Surabaya.
Ingin mendengarkan jawaban rakyat Indonesia.
Ingin mendengarkan jawaban seluruh pemuda Indoneisa yang ada di Surabaya ini.
Dengarkanlah ini tentara Inggris.
Ini jawaban kita.
Ini jawaban rakyat Surabaya.
Ini jawaban pemuda Indoneisa kepada kau sekalian.


Hai tentara Inggris!
Kau menghendaki bahwa kita ini akan membawa bendera putih untuk takluk kepadamu.
Kau menyuruh kita mengangkat tangan datang kepadamu.
Kau menyuruh kita membawa senjata2 yang telah kita rampas dari tentara jepang untuk diserahkan kepadamu

Tuntutan itu walaupun kita tahu bahwa kau sekali lagi akan mengancam
kita untuk menggempur kita dengan kekuatan yang ada tetapi inilah
jawaban kita:



Selama banteng-banteng Indonesia masih mempunyai darah merah

Yang dapat membikin secarik kain putih merah dan putih

Maka selama itu tidak akan kita akan mau menyerah kepada siapapun juga




Saudara-saudara rakyat Surabaya, siaplah keadaan genting!
Tetapi saya peringatkan sekali lagi.
Jangan mulai menembak,
Baru kalau kita ditembak,
Maka kita akan ganti menyerang mereka itukita tunjukkan bahwa kita ini adalah benar-benar orang yang ingin merdeka.


Dan untuk kita saudara-saudara….


Lebih baik kita hancur lebur daripada tidak merdeka.

Semboyan kita tetap: merdeka atau mati!




Dan kita yakin saudara-saudara….
Pada akhirnya pastilah kemenangan akan jatuh ke tangan kita,

Sebab Allah selalu berada di pihak yang benar.

Percayalah saudara-saudara.

Tuhan akan melindungi kita sekalian.




Allahu Akbar! Allahu Akbar! Allahu Akbar!
MERDEKA!!!


 
More aboutPidato Bung Tomo “Peristiwa 10 November 1945″

Fakta Kenapa Amerika Serikat Kalah dalam Perang Vietnam

Diposting oleh Unknown

PERANG VIETNAM ( 1959 – 1972 )
Kekalahan Terbesar dan Memalukan AS Dalam Sejarahnya


Mungkin benar bahwa dalam perang Vietnam ( 1959-1972 ) tentara AS selalu menang dalam setiap pertempuran besar melawan Viet Cong atau disingkat VC . Namun Tragisnya, kesudahan perang menunjukan AS lah yang justru mengalami kekalahan, bahkan kekalahan perang terbesar sepanjang sejarahnya. Mengapa terjadi demikian ?

  1. Tentara VC mendapat dukungan dari rakyatnya serta moral tempur yang tinggi.
  2. Tentara AS yang frustasi akibat perang yang berlarut-larut tanpa ada hasil sama sekali.
  3. Tentara AS yang rata - rata masih muda ( 22 tahun ) atau disebut GI ,belum berpengalaman berperang.
  4. Tentara AS mengkonsumsi obat bius secara berlebihan, selain untuk pengobatan juga dipergunakan untuk mengatasi stress dan bersenang-senang / mabuk.
  5. Taktik perang gerilya yang diterapkan oleh sang pemimpin setelah terinspirasi perjuangan Rakyat Indonesia yang merdeka melawan penjajah dengan kekuatan sendiri. Dimana sang pemimpin pernah datang ke Indonesia pada tahun 1960-an.
  6. Taktik tidak membunuh tapi melukai terbukti sangat efektif. Melukai satu orang tentara AS membuat 3 Tentara tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya. 1 tentara terluka + 2 tentara yang menyelamatkan dengan tandu darurat dengan dua tangan.
  7. Tentara VC yang sangat mudah menyamar dan menyatu dengan rakyat biasa dan membaur bila dalam pengejaran tentara AS.
  8. Efisiensi dan efektif memanfaatkan lorong bawah tanah ( Tunnel Rat ) yang hanya bisa dimasuki oleh pasukan VC yang bertubuh kecil. Atau VC jauh lebih menguasai medan pertempuran baik secara topografi dan geografis.
  9. Tantangan Alam yang ganas bagi prajurit muda AS atau biasa disebut GI seperti Hujan lebat, Lintah, malaria , yang membuat mereka sulit istirahat di malam hari yang parahnya serangan VC seringkali terjadi pada malam hari.
  10. Kecakapan perwira VC dalam memahami psikologi GI yang suka terburu-buru dan cepat turun moril tempurnya.
10 fakta diatas berbanding terbalik dengan pasukan AS, sehingga menimbulkan hasil yang fantastis bagi pasukan AS yaitu :

  • 58.000 tentara AS tewas atau Killing In Action - KIA
  • 1.000 tentara AS hilang atau Missing In Action - MIA
  • 150.000 tentara AS terluka atau Injured In Action - IIA
Hasil fantastis ini belum termasuk bagi pasukan AS yang terkena gangguan jiwa setelah ditawan dan disiksa oleh pasukan VC.
More aboutFakta Kenapa Amerika Serikat Kalah dalam Perang Vietnam

Misteri Lorong Waktu yang Menggemparkan

Diposting oleh Unknown

Cirebon-Cyber4rt - Misteri peristiwa yang terjadi beberapa tahun yang lalu, dan yang membuat gempar adalah nasib mujur kemunculan kembali korban Kapal Laut Titanic yang masih hidup.

Dua orang korban musibah Kapal Titanic pada tahun 1912, tiba-tiba muncul dalam keadaan masih hidup. Secara fisik mereka tidak berubah persis seperti semula. Teori lorong waktu telah menjawabnya.
Di antara kedua korban yang beruntung ini, yang satu adalah seorang penumpang wanita yang ditemukan pada tahun 1990, dan lainnya lagi adalah seorang kapten kapal Titanic yang ditemukan pada tahun 1991.


Kapten kapal Smith ditemukan pada tanggal 9 Agustus 1991, setahun setelah ditemukannya seorang korban yang beruntung bernama Wenny Kathe, dia diselamatkan dari atas gunung es. Selama berpuluh-puluh tahun hanyut terapung-apung di atas lautan, namun tidak membuatnya kelihatan tua dan lemah, Kapten Smith yang meskipun telah berusia 139 tahun, namun masih tampak seperti orang yang berusia 60 tahun lebih, dan bahkan dia masih menganggap bahwa saat itu adalah masa-masa sekitar tenggelamnya Kapal Titanic pada tanggal 15 April 1912.

Melalui identifikasi sidik jari yang masih tersimpan dalam catatan pelayaran laut, maka bisa dipastikan identitas Kapten Smith.


Seorang lagi korban musibah Kapal Titanic, Wenny Kathe yang berusia 29 tahun diselamatkan di atas gumpalan es Samudera Atlantik Utara pada tanggal 24 September 1990.

Namun yang membuat orang terkejut adalah sejak dia hilang pada tahun 1912 hingga sekarang, tidak terlihat tanda-tanda tua sedikitpun juga.

Dia ditemukan dan diselamatkan di atas gumpalan es 363 km barat daya Islandia. Kantor pelayaran telah menemukan daftar nama penumpang Kapal Titanic dan menegaskan keaslian identitas dirinya.

Smith, kapten kapal Titanic dan penumpangnya Wenny Kathe adalah saksi hidup orang hilang yang muncul kembali melalui lintasan lorong waktu.

Oleh karena mereka menghilang dan muncul kembali secara misterius, maka hal ini sangat menarik perhatian orang banyak.

Ilmuwan Amerika Ado Snandick berpendapat, mata manusia tidak bisa melihat keberadaan suatu benda dalam ruang lain, itulah obyektifitas keberadaan lorong waktu.

Dalam sejarah, orang, kapal-kapal, pesawat terbang dan lain-lain sebagainya yang hilang secara misterius seperti yang sering kita dengar di perairan Segitiga Bermuda, sebenarnya adalah masuk ke dalam lorong waktu yang misterius ini.

Dalam penyelidikannya terhadap lorong waktu, John Buckally mengemukakan teori hipotesanya sebagai berikut.

Pertama, obyektifitas keberadaan lorong waktu adalah bersifat kematerialan, tidak terlihat, tidak dapat disentuh, tertutup untuk dunia fana kehidupan umat manusia, namun tidak mutlak, karena terkadang ia akan membukanya.

Kedua, lorong waktu dengan dunia manusia bukanlah suatu sistem waktu, setelah memasuki seperangkat sistem waktu, ada kemungkinan kembali ke masa lalu yang sangat jauh, atau memasuki masa depan, karena di dalam lorong waktu tersebut, waktu dapat bersifat searah maupun berlawanan arah, bisa bergerak lurus juga bisa berbalik, dan bahkan bisa diam membeku.

Ketiga, terhadap dunia fana (ruang fisik kita) di bumi, jika memasuki lorong waktu, berarti hilang secara misterius, dan jika keluar dari lorong waktu itu, maka artinya adalah muncul lagi secara misterius.
Disebabkan lorong waktu dan bumi bukan merupakan sebuah sistem waktu, dan karena waktu bisa diam membeku, maka meskipun telah hilang selama 3 tahun, 5 tahun, bahkan 30 atau 50 tahun, waktunya sama seperti dengan satu atau setengah hari.

Dalam ajaran Buddha terdapat satu bait penuturan: “Bagaikan sehari di kahyangan, tapi rasanya sudah ribuan tahun lamanya di bumi, tampaknya memiliki makna kebenaran yang sangat dalam.
More aboutMisteri Lorong Waktu yang Menggemparkan

Bentuk Uang Rp.1000 dari Tahun 1952-2009

Diposting oleh Unknown

Mata uang, dalam hal ini Rupiah yaitu mata uang resmi Indonesia. yang kita kenal sekarang mungkin yang terkecil untuk uang kertas adalah pecahan 1000an ya, nah.. maka dari itu saya akan menghadirkan mata uang Rp.1000an dari jeda tahun 1952 hingga 2009. nilai uang Rp.1000 tahun 1952 jelas berbeda dengan uang Rp.1000 tahun 2009, kalau di tahun 1952 uang Rp.1000 bisa digunakan untuk membeli satu gram emas, namun kini.. yahh... kalian tau sendiri lah.. oke langsung saja simak bentuk uang Rp.1000 dari tahun 1952 hingga 2009 dibawah ini.

Uang Rp 1000,00 Tahun 1952

bentuk uang 1000 rupiah

Uang Rp 1000,00 Tahun 1958
bentuk uang 1000 rupiah

Uang Rp 1000,00 Tahun 1959
bentuk uang 1000 rupiah

Uang Rp 1000,00 Tahun 1960
bentuk uang 1000 rupiah

Uang Rp 1000,00 Tahun 1968

Uang Rp 1000,00 Tahun 1975
bentuk uang 1000 rupiah

Uang Rp 1000,00 Tahun 1980
bentuk uang 1000 rupiah

Uang Rp 1000,00 Tahun 1987
bentuk uang 1000 rupiah

Uang Rp 1000,00 Tahun 1992
bentuk uang 1000 rupiah

Uang Rp 1000,00 Tahun 2000-2009

bentuk uang 1000 rupiah

More aboutBentuk Uang Rp.1000 dari Tahun 1952-2009

Daftar 9 Negara Yang Tidak Pernah Terjajah

Diposting oleh Unknown

1. Thailand
Asal mula Thailand secara tradisional dikaitkan dengan sebuah kerajaan yang berumur pendek, Kerajaan Sukhothai yang didirikan pada tahun 1238. Kerajaan ini kemudian diteruskan Kerajaan Ayutthaya yang didirikan pada pertengahan abad ke-14 dan berukuran lebih besar dibandingkan Sukhothai. Kebudayaan Thailand dipengaruhi dengan kuat oleh Tiongkok dan India.

Hubungan dengan beberapa negara besar Eropa dimulai pada abad ke-16 namun meskipun mengalami tekanan yang kuat, Thailand tetap bertahan sebagai satu-satunya negara di Asia Tenggara yang tidak pernah dijajah oleh negara Eropa, meski pengaruh Barat, termasuk ancaman kekerasan, mengakibatkan berbagai perubahan pada abad ke-19 dan diberikannya banyak kelonggaran bagi pedagang-pedagang Britania.

2. Islandia

Orang pertama yang tinggal di Islandia adalah para pendeta Irlandia yang datang pada awal abad ke-9. Pada pertengahan abad ke-9, bangsa Viking bermigrasi dan tinggal di Islandia.

Viking pertama yang tinggal di Islandia adalah Flóki Vilgerðarson. Dialah yang memberi Islandia nama seperti sekarang. Ingólfur Arnarson, seorang kepala suku dari Norwegia, tinggal dan menetap di barat daya Islandia dan mendirikan kota Reykjavik.

Sekitar tahun 930-an, para penguasa Islandia mulai menulis konstitusi negara mereka. Mereka membuat apa yang dinamakan Althing, sejenis parlemen yang berkantor pusat di kota Þingvellir. Islandia dapat dikatakan sebagai negara bersistem demokrasi tertua yang masih bertahan sampai sekarang.

3. Saudi Arabia
Arab Saudi atau Saudi Arabia atau Kerajaan Arab Saudi adalah negara Arab yang terletak di Jazirah Arab. Beriklim gurun dan wilayahnya sebagian besar terdiri atas gurun pasir dengan gurun pasir yang terbesar adalah Rub Al Khali. Orang Arab menyebut kata gurun pasir dengan kata sahara.

Negara Arab Saudi ini berbatasan langsung (searah jarum jam dari arah utara) dengan Yordania, Irak, Kuwait, Teluk Persia, Uni Emirat Arab, Oman, Yaman, dan Laut Merah.

Pada tanggal 23 September 1932, Abdul Aziz bin Abdurrahman as-Sa'ud—dikenal juga dengan sebutan Ibnu Sa‘ud—memproklamasikan berdirinya Kerajaan Arab Saudi atau Saudi Arabia (al-Mamlakah al-‘Arabiyah as-Su‘udiyah) dengan menyatukan wilayah Riyadh, Najd (Nejed), Ha-a, Asir, dan Hijaz. Abdul Aziz kemudian menjadi raja pertama pada kerajaan tersebut. Dengan demikian dapat dipahami, nama.

Saudi berasal dari kata nama keluarga Raja Abdul Aziz as-Sa'ud Arab Saudi terkenal sebagai Negara kelahiran Nabi Muhammad SAW serta tumbuh dan berkembangnya agama Islam, sehingga pada benderanya terdapat dua kalimat syahadat yang berarti 'Tidak ada tuhan (yang pantas) untuk disembah melainkan Allah dan Nabi Muhammad adalah utusannya'.

4. Swedia
Kerajaan Swedia atau Konungariket Sverige dalam Bahasa Swedia adalah sebuah negara Nordik di Skandinavia, Eropa yang ibukotanya adalah Stockholm. Negara ini berbatasan dengan Norwegia di barat dan Finlandia di timur laut, Selat Skagerrak dan Selat Kattegat di barat daya, serta Laut Baltik dan Teluk Bothnia di timur.

Swedia merupakan salah satu negara termiskin di Eropa pada abad ke-19, dikarenakan konsumsi alkohol yang tinggi dan dogmatik Protestanisme, sampai transportasi dan komunikasi berkembang mengijinkan pemanfaatan aset alam dari beberapa bagian negara, yang terkenal adalah kayu dan bijih besi. Sekarang, negara ini didefinisikan oleh tendensi liberal dan keinginan penyamaan yang kuat, dan biasanya berada di urutan atas dalam Indeks Pengembangan Manusia PBB.

Ibukota negara penghasil mobil Volvo ini adalah Stockholm. Penduduknya sebesar sembilan juta jiwa mendiami lebih dari 440.000 km² sehingga negara ini terdapat dalam urutan ke-155 dalam kepadatan penduduk di dunia.

5. Denmark
Kerajaan Denmark (bahasa Denmark: Kongeriget Danmark) adalah negara Nordik yang paling kecil dan paling selatan. Denmark terletak di sebelah barat daya dari Swedia dan selatan dari Norwegia. Negara ini terletak di Skandinavia, Eropa Utara sehingga termasuk Uni Eropa namun tidak berada di Semenanjung Skandinavia.

Denmark berbatasan dengan Laut Baltik dan Laut Utara. Wilayahnya meliputi sebuah semenanjung di Jerman utara bernama Jylland (Jutlandia), Kepulauan Fyn (Funen), Sjælland (Zealand), Vendsyssel-Thy, Lolland, Falster, Bornholm dan ratusan pulau kecil, sehingga kadang disebut kepulauan Denmark. Sebelum penggalian Terusan Kiel, jalan air menuju Laut Baltik hanya dapat dilewati melalui tiga Selat Denmark , hingga penggalian Terusan Kiel Satu-satunya batas darat Denmark adalah dengan Jerman, sedangkan tetangganya yang dibatasi oleh laut adalah Swedia di timur laut dan Norwegia di utara.

Negara ini menganut monarki konstitusional dan demokrasi parlementer. Denmark memiliki satu pemerintah pusat dan 98 munisipalitas sebagai pemerintah daerah. Denmark telah menjadi anggota Uni Eropa sejak 1973, tapi sampai sekarang masih belum bergabung dalam Eurozone. Denmark adalah salah satu pendiri NATO dan OECD. Denmark juga merupakan anggota dari OSCE.

6. Norwegia

Kerajaan Norwegia atau Kongeriket Norge (Noreg) dalam bahasa Norwegia, adalah sebuah negara Nordik di Semenanjung Skandinavia bagian ujung barat yang berbatasan dengan Swedia, Finlandia, dan Rusia. Pantainya yang berada di Samudera Atlantik Utara adalah lokasi dari beberapa fyord terkenal. Svalbard dan Jan Mayen berada di bawah kedaulatan Norwegia berdasarkan Traktat Svalbard.

Norwegia adalah negara monarki konstitusional yang menggunakan sistem pemerintahan parlementer.
Parlemennya, Stortinget, memiliki 169 anggota (sebelumnya 165, kemudian ditambah 4 orang pada tanggal 12 September 2005) yang dipilih untuk masa jabatan 4 tahun. Parlemen ini terbagi dua dalam voting legislasi, Odelsting dan Lagting. Kecuali untuk beberapa hal, Storting berfungsi sebagai parlemen unikameral.

7. Liberia

Republik Liberia adalah sebuah negara di pesisir barat Afrika yang berbatasan dengan Sierra Leone, Guinea, dan Pantai Gading. Baru-baru ini Liberia dilanda dua perang saudara (1989–1996 dan 1999–2003) yang mengakibatkan ratusan ribu penduduknya mengungsi sekaligus menghancurkan ekonomi Liberia.

Ekonomi Liberia sangat bergantung kepada ekspor bijih besi. Sebelum 1990 Liberia juga mengekspor karet. Perang saudara yang panjang telah menghancurkan banyak infrastruktur negara, dan Liberia sangat tergantung kepada bantuan luar negeri. Pada 2005 negara ini memiliki tingkat pengangguran 85%, terburuk di dunia.

8. Turki
Republik Turki (bahasa Turki: Türkiye Cumhuriyeti) disebut Türkiye (bahasa Turki: Türkiye) adalah sebuah negara besar di kawasan Eurasia. Wilayahnya terbentang dari Semenanjung Anatolia di Asia Barat Daya dan daerah Balkan di Eropa Tenggara.

Turki berbatasan dengan Laut Hitam di sebelah utara; Bulgaria di sebelah barat laut; Yunani dan Laut Aegea di sebelah barat; Georgia di timur laut; Armenia, Azerbaijan, dan Iran di sebelah timur; dan Irak dan Suriah di tenggara; dan Laut Mediterania di sebelah selatan. Laut Marmara yang merupakan bagian dari Turki digunakan untuk menandai batas wilayah Eropa dan Asia, sehingga Turki dikenal sebagai negara transkontinental.


Bangsa Turki mulai bermigrasi ke daerah yang dinamakan Turki pada abad ke-11. Proses migrasi ini semakin dipercepat setelah kemenangan Seljuk melawan Kekaisaran Bizantium pada pertempuran Manzikert. Beberapa Beylik (Emirat Turki) dan Kesultanan Seljuk Rûm memerintah Anatolia sampai dengan invasi Kekaisaran Mongol.

Mulai abad ke-13, beylik-beylik Ottoman menyatukan Anatolia dan membentuk kekaisaran yang daerahnya merambah kebanyakan Eropa Tenggara, Asia Barat, dan Afrika Utara. Setelah Kekaisaran Utsmaniyah runtuh setelah kalah pada Perang Dunia I, sebagian wilayahnya diduduki oleh para Sekutu yang memenangi PD I.

Mustafa Kemal Atatürk kemudian mengorganisasikan gerakan perlawanan melawan Sekutu. Pada tahun 1923, gerakan perlawanan ini berhasil mendirikan Republik Turki Modern dengan Atatürk menjabat sebagai presiden pertamanya.
Ibu kota Turki berada di Ankara namun kota terpenting dan terbesar adalah Istanbul.

9. Nepal

Nepal, terletak di Himalaya, adalah sebuah negara di Asia Selatan yang berbatasan dengan Republik Rakyat Cina (Daerah Otonomi Tibet) di sebelah utara dan India di barat, timur, dan selatan.
Negara Nepal dibentuk melalui Persatuan Nepal pada 21 Desember 1768. Prithvi Narayan Shah menjadi raja pertama.

More aboutDaftar 9 Negara Yang Tidak Pernah Terjajah