Media Israel: Netanyahu Tunda Invasi Darat ke Gaza

Diposting oleh Unknown

Netanyahu adakan rapat dengan para menteriIsrael menunda rencana untuk melancarkan invasi darat di Jalur Gaza satu
hari setelah Mesir mengupayakan untuk menerapkan gencatan senjata.
Demikian laporan media Israel, Selasa, 20/11/12.

Dalam pertemuan
Minggu malam, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Menteri Urusan
Militer Ehud Barak, dan Menteri Luar Negeri Avigdor Lieberman membahas
bagaimana caranya menunda invasi darat yang sudah kadung dimegavonkan
tersebut.

Laporan rencana penundaan invasi darat tersebut muncul
setelah Netanyahu mengadakan pertemuan dengan para menteri Israel pada
Senin malam dan berkonsultasi dengan mereka terkait gencatan senjata
yang ditengahi Mesir, menurut media Israel.

Dalam pertemuan
tersebut, Netanyahu dan Ehud Barak memutuskan untuk mengizinkan upaya
diplomatik untuk melanjutkan serangan selama 24 sampai 48 jam sebelum
menghentikan serangan secara penuh, kata sumber tersebut.

Untuk itu, Israel dijadwalkan akan mengirim kembali delegasi ke Kairo untuk pertemuan pada hari Selasa, 20/11/12.

Radio
Israel juga melaporkan bahwa militer Israel telah menghentikan serangan
di Gaza dua sampai tiga jam sebelum pertemuan Netanyahu dan para
menteri.

Pada hari Minggu, para pejabat militer Israel mengatakan invasi darat Gaza adalah hal yang pasti.

Semenrtara para pejabat Mesir percaya bahwa Israel harus menunjukkan fleksibilitasnya sehingga gencatan senjata dapat berlaku.

Sekretaris
Jenderal PBB Ban Ki-moon di Kairo juga membantu mengamankan gencatan
senjata yang ditengahi Mesir sebelum menuju ke al-Quds (Yerusalem) untuk
bertemu dengan Netanyahu dan Kepala Otoritas Palestina, Mahmoud Abbas.

Hamas
sendiri menyatakan pencabutan blokade Israel 2007-sekarang di Gaza dan
mengkahiri pembunuhan Tel Aviv yang menargetkan para pemimpin Hamas
adalah tuntutan utama Palestina untuk gencatan senjata dengan Tel Aviv.

Sebanyak
110 warga Palestina tewas dan lebih dari 900 lainnya terluka dalam
serangan Israel yang memasuki hari ke tujuh sejak 14 November lalu.

Pada Senin kemarin, militer Israel telah melakukan lebih dari 1.350 serangan udara dan laut ke Gaza. 






(Islamtimes)