Dua guru inovatif akan berjuang mempertahankan karyanya yang berusaha
mengenalkan Indonesia dan aksara Jawa di ajang Microsoft Partners in
Learning Global Forum 2012 di Praha, Republik Ceko, 28 November hingga 1
Desember mendatang.
Acara ini adalah forum tahunan untuk
guru-guru inovatif dari seluruh dunia yang digelar Microsoft. Kedua guru
Indonesia yang akan tampil di sana adalah Estu Pitarto dari SD Islam Al
Azhar 14, Semarang, dan Nura Uma Annisa dari KB-TK Islam Al Azhar 22,
Semarang.
"Kedua guru ini akan mempresentasikan hasil karya
mereka berupa teknik pengajaran berbasis teknologi informasi yang telah
mereka aplikasikan," kata Partners in Learning Manager Microsoft
Indonesia, Obert Hoseanto, dalam jumpar pers di Jakarta, Selasa
(13/11/2012).
Ia menambahkan, kedua guru ini juga akan mengikuti berbagai workshop yang dirancang untuk meningkatkan keterampilan dalam mengintegrasikan teknologi dalam kegiatan belajar-mengajar.
Estu Pitarto, membuat media pembelajaran berupa kepingan CD interaktif
berjudul "Ayo Sinau Aksara Jawa," yang membuat belajar aksara Jawa
menjadi menyenangkan. Ia memadukan metode belajar dengan permainan puzzle. "Dengan permainan puzzle, anak-anak bisa belajar aksara Jawa sambil bermain," katanya.
Pada awalnya, CD interaktif ini hanya ditujukan khusus kelas 3 SD.
Sehingga isi materinya masih sederhana sesuai kurikulum yang diajarkan
di SD kelas 3. Kendati demikian, CD interaktif ini bisa digunakan bagi
siapa saja yang mempelajari aksara Jawa.
Sedangkan Nura Uma
Annisa, membuat program multimedia pembelajaran interaktif bertajuk
"Mari Mengenal Indonesia." Ini merupakan alat bantu mengajar untuk anak
TK yang memperkenalkan Indonesia, mulai dari bendera dan lambang
Indonesia, Presiden dan Wakil Presiden, pahlawan, pakaian adat, rumah
adat, lagu nasional, hingga kebudayaan lainnya.
"Penyampaian materi belajar program ini menggunakan gambar, suara, video, animasi, dan game yang dapat menarik perhatian murid," jelas Nura.
Program multimedia "Mari Mengenal Indonesia" ini telah digunakan oleh
banyak sekolah di Indonesia, dan sekolah Indonesia di luar negeri.
Kedua guru ini telah menjadi pemenang Microsoft Partners in Learning
Asia Pacific Forum 2012 di Auckland, New Zealand, Maret lalu. Estu
menjadi Indonesia Country Winner, sedangkan Nura menjadi Runner Up
kategori Innovation in Challenging Context.
Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan menyambut baik keikutsertaa kedua guru
inovatif ini di ajang Microsoft Partners in Learning Global Forum 2012.
Kepala Bidang Multimedia dan Web Pustekkom Kemendikbud, Sri Hargyanto
Suryoprayudo mengatakan, e-learning dan e-training semakin mewarnai kegiatan pengembangan profesi guru yang berkelanjutan.
Kemendikbud juga memiliki kegiatan tahunan Kihajar Awards, berupa
kompetisi bagi seluruh elemen pendidikan di Indonesia, termasuk guru.
"Guru-guru yag menang dalam Kihajar Awards akan diikutsertakan dalam
ajang Microsoft Partners in Learning Global Forum selanjutnya, agar
mereka punya pengalaman kompetisi tingkat internasional," tutup Sri
Hargyanto.
(kompas.com)