| Warga Suriah kembali ke kamp pengungsi setelah masuk ke Kota Kilis, di wilayah selatan Turki, pada 18 Agustus 2012. Mereka menggunakan angkutan umum untuk membeli kebutuhan sehari-hari di Kilis atau sekadar berjalan-jalan. |
Laporan termutakhir Komisi Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR)
menunjukkan ada 115.000 pengungsi Suriah di Lebanon. Para pengungsi itu
sudah menerima bantuan kemanusiaan.
Kendati demikian, tulis AP
pada Senin (12/11/2012), masih ada koordinasi yang kurang sesuai antara
pemerintah setempat dengan pihak UNHCR. Makanya, pengiriman bantuan
kemanusiaan acap mengalami kendala.
Sementara itu, lembaga
tersebut mencatat masih ada 11.000 warga Suriah yang masih mencari
tempat pengungsian di berbagai negara tetangga. "UNHCR mempercepat
pembangunan penampungan pengungsi dan pos-pos logistik bantuan
kemanusiaan," kata pihak lembaga itu.
Secara rinci, dari jumlah
115.000 itu, ada 83.860 warga Suriah yang sudah terdaftar sebagai
pengungsi di Lebanon. Lalu, sekitar 31.000 sisanya masih dalam proses
pendaftaran mendapat status pengungsi.
Menurut kelompok aktivis
lokal, setidaknya masih ada ribuan pengungsi lainnya yang tidak tercatat
di UNHCR. Sementara, lembaga PBB itu membuka pos pendaftaran pengungsi
di Sidon, selatan Lebanon, pada akhir Oktober 2012. Di pos itu terdaftar
1.465 orang Suriah berstatus pengungsi. Lalu, masih ada 1.600 lainnya
dalam proses. (kompas.com)