"Welcome to the hell". Begitu spanduk pendukung Galatasaray
saat "menyambut" kedatangan Manchester United pertama kalinya di
Istanbul pada 19 tahun silam.
Kini, "Red Devils" kemungkinan
besar akan kembali mendapatkan teror serupa saat bertandang ke Stadion
Ali Sami Yen, markas Galatasaray, Selasa atau Rabu (21/11/2012) dini
hari WIB mendatang. Bagi pasukan "Setan Merah", bermain di kandang
Galatasaray tidak pernah berjalan mudah.
Dua kali lawatan ke Ibu
Kota Turki itu, dua kali pula MU membawa hasil tanpa gol. Tapi, bukan
hasil yang menjadi cerita di Ali Sami Yen. Teror yang dilakukan
pendukung Galatasaray menjadi berita menghebohkan selama pasukan Sir
Alex Ferguson berada di sana hingga pulang ke Inggris.
Ryan Giggs, saksi hidup yang kini masih bermain untuk MU menceritakan pengalaman menakutkan tersebut.
"Saat itu, aku masih berusia 19 tahun. Saat tiba di bandara udara, ada banyak spanduk fans. Ribuan penggemar Galatasaray menakut-nakuti kami," jelasnya.
Sementara, beberapa legenda hidup MU punya cerita yang lain.
"Saya ingat Manajer Galatasaray, Reiner Hollmann, memperingatkan kami akan ada banyak fans di
bandara udara. Saya pikir dia berbohong. Ternyata, ucapannya benar.
Mereka bernyanyi dan mencemooh di depan muka kami," cerita Dennis Irwin.
"Fans
mereka sangat mengintimidasi. Saya tak pernah mengalami pengalaman
seperti itu selama ini," tandas legenda United yang lain, Gary
Pallister.
(Kompas.com)